|
komitmen da'i sejati
keputusan seseorg utk bergabung dlm gerakan da'wah , menuntut org itu utk sentiasa meluruskan & memperbaharui komitmennya supaya tidak ada lagi awan kerguan yg menyelimuti dirinya. dlm setiap amal& aktiviti yg dilakukan , seharusnya seorg da'i sentiasa ingat bahawa dirinya telah terikat dgn prinsip-prinsip da'wah dan dituntut utk selalu istiqamah dgn semua aturan &tata tertibnya. terutama ketika seorg da'i mengetahui bahwa da'wah yg digelutinya bersifat islami, yg mengadopsi prinsip-prinsipnya dari pertaturan-peraturan Allah dan undang-undang langit. saat itu, seorang da'i harus menyedari bahawa banyak konsekuensi & amanah yg harus ditunaikannya dgn sempurna.
jika komitmen terhadap da'wah benar-benar tulus, maka....
...tidak akan banyak da'i yang berguguran di tengah jalan. da'wah akan terus melaju dengan mulus untuk meraih tujuan-tujuannyadan mampu memancangkan prinsip-prinsipnya dengan kukuh.
...hati sekian banyak orang akan menjadi brsih, fikiran mereka akan bersatu, dan fenomena ingin menang sendiri saat berbeza pendapat akan jarang terjadi.
...sikap toleransi akan semarak, rasa saling mencintai akan merebak, hubungan persaudaraan akan semakin kuat, dan barisan para da'i akan menjadi bangunan yang kukuh dan saling menampung.
...dia tidak akan peduli bila ditempatkan di barisan depan atau belakang. komitmennya tidak akan berubah ketika dia diangkat menjadi pemimpin yang berkuasa membuat keputusan dan ditaati, atau hanaya sebagai jundi yang tidak dikenal atau dihormati.
...hati seorang da'i akan tetap lapang untuk memaafkan setiap kesalahn saudara-saudara seperjuangannya, sehingga tidak tersisa tempat sekecil apapun untuk permusuhan dan dendam.
...sikap toleransi dan saling memaafkan akan saling berkembang sehingga tidak ada momentum yang bisa menyulut kebencian, menaruh dendam, dan amarah. namun sebaliknya semboyan yang diusung adalah "Saya sedar bahawa saya sering melakukan kesalahan, dan saya yakin anda selalu memaafkan saya.
...tidak mungkin akan terjadi kecerobohan dalam menunaikan kewajipan dan tugas da'wah. namun yang terjadi adalah fenomena berluma-lumba untuk melakukan kebaikan & bersungguh-sungguh untuk mencapai darjat yang lebih tinggi.
...semua orang akan sangat menghargai waktu. bagi setiap da'i, tidak ada waktu yang terbuang sia-sia kerana dia akan selalu menggunakannya untuk beribadah kepada Allah di sudut mihrab, atau berjuang melaksanakan tugas da'wah dengan menyeru kepada kebikan atau mencegah kemungkaran. atau menjadi murabbi yang gigih mendidik dan mengajar anak serta isterinya di rumah. da'i yg aktif di masjid akan menyampaikan nasihat dan membimbing masyarakat.
...setiap da'i akan segera menunaikan kewajipan kewangannya untuk da'wah tanpa dihinggapi rasa ragi walau sedikit pun. semboyannya adalah "apa yang ada padamu akan habis dan apa yang ada di sisi Allah akan kekal".
...setiap da'i akan patuh dan taat tanpa merasa ragu atau bimbang. di dlm benaknya, tidak ada lagi erti keuntungan peribadi dan menang sendiri.
...akan muncul fenomena pengobanan yang nyata. tidak ada kata "ya" untuk dorongan nafsu atau segala sesuatu yang yang seiring dengan nafsu untuk berbuat maksiat. kata yang ada adalah "ya" untuk setiap perbuatan untuk mendekatkan diri kepada Allah.
...setiap anggota akan menaruh kepercayaan yang tinggi kepada para pemimpin fikrah. setiap yang akan bergabung akan melaksanakan kebijakan pemimpinnya dan akan menegakkan prinsip-prinsip da'wah di dlm hatinya.
...setiap orang yang kurang teguh komitmennya kaan menangis, sementara yang bersungguh-sungguh akan menyesali dirinya kerana ingin berbuat lebih banyak dan berharap balasan serta pahala dari Allah.
Jika ada yang bertanya pada dirinya sendiri, "apa sebenarnya bentuk komitmen saya terhadap da'wah?" jawapan kepada pertanyaan ini hanya dapat diterima dari 2 pihak:
1. orang yg telah mengetahui jalan da'wah dan menyedari hakikat komitmennya terhadap da'wah. orang ini bererti telah berjalan dengan ilmu, petunjuk, dan cahayayang terang. dia telah merumuskan tujuan & mengetahui dgn jelas semua sasaran da'wahnya. dia terus berjalan untuk meraih tujuan & sasaran itu utk langkah yg mantap.
2. org yg kehilangan erti komitmen trhadap da'wah dan menyimpang dari jalan yg seharusnya ditempuh. dia menjadi lemah dan menyerah kepada realiti hidup sehingga terpengaruh kepada lingkungannya. padahal, dialah yang seharusnya memberi pegaruh kepada lingkunagnnya. dgn demikian, dirinya jauh dari jalur da'wah, serta lupa dgn alasan-alasan yg menyebabkannya bergabing dgn jalan da'wah! atau dalam erti kata lain, mereka tidak berhasil menemukan jawapan kepada pertanyaan berikut: - mengapa anda dulu yakin dengan da'wah? - apa peranan anda dalam aktiviti da'wah? - apa komitmen anda terhadap da'wah?
-Muhammad Abduh- Maza Ya'ni Intimai lid-Da'wah
................................................................
mungkin ini dapat membantu dalam introspeksi kita setiap hari.... "adakah saya benar-benar committed pada da'wah?" "adakah saya benar-benar ikhlas dalam da'wah?" bersihkan hati, muhasabah diri, tanyalah iman.
peringatan buat diri!
wallahu a'lam
posted
by
husnulkhatimah
1/19/2006 08:54:00 am
|